Hantu Mitos
Hantu Nenek Aku tinggal di Jakarta bersama orang tua. Saat itu aku berkunjung dan pergi menginap di rumah uyut ku di kampung. Kampung ku masih memiliki sisi kental aura mistis nya. Warga sekitar masih percaya pada mitos dan ajaran nenek moyang nya. Yah begitulah, suasana di kampung ku pun masih horor. Aku memiliki teman pria di kampung. Dia teman baik ku dari aku kecil sampai aku dewasa. Ia memiliki adik berusia 5 taun. Tempat tinggal nya di tengah kebun yang terbuat kayu dan daun pisang kering. Mitos di kampung ku yang sering terjadi dan di percaya adalah sesosok nenek-nenek memakai baju kebaya coklat lusuh yang selalu menghantui warga dan menculik anak kecil. Setelah sampai di kampung ku aku istirahat sebentar dan aku langsung pergi menuju rumah teman pria ku untuk berkunjung. “yut, aku pamit mau kerumah teman ku ya” “iya cu, pulang jangan sampai magrib yaa. Hati-hati!” Aku berjalan melewati pohon karet yang menjulang tinggi dan poho-pohon besar. Siang itu walau c...